Apakah Berat Badan Bayi Baru Lahir Rendah Berbahaya?

Segera setelah kelahiran, anak ditimbang dan tinggi badan mereka diukur. Selama bulan-bulan berikutnya kehidupan, makhluk kecil akan berulang kali menjalani prosedur ini karena berat dan tinggi merupakan indikator utama di mana dokter anak menilai perkembangan fisik. Bayi lahir dengan bobot tubuh yang berbeda. Ada bayi yang sangat besar dan ada bayi dengan berat lahir rendah. Berat badan bayi apa yang tergantung?

Berat Lahir Bayi:

  • 3,3-5,5 lb – berat lahir rendah;
  • 2-3.3 lb – berat lahir sangat rendah atau prematur;
  • 1,7-2,2 lb (masa kehamilan kurang dari 29 minggu) – anak dengan berat badan sangat rendah;
  • kurang dari 1,7 pon (masa kehamilan di bawah 26 minggu) – anak-anak dengan berat sangat rendah.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Anak

Mengapa satu ibu melahirkan anak seberat 10 pon, dan bayi yang satu beratnya kurang dari 6 pon? Apa perbedaan besar dalam berat bayi yang baru lahir bergantung pada? Dan berikut ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu sebagai berikut:

1. Genetika

Sebagai aturan, orang tua besar cenderung memiliki anak yang lebih besar. Jarang terjadi bahwa seorang ibu dengan tinggi 5,9 kaki melahirkan anak yang kurang dari 6,6 pon (asalkan usia kehamilan bayi tidak kurang dari 37 minggu).

2. Usia kehamilan

Bayi prematur terlahir dengan berat badan kurang dari yang lahir tepat waktu. Juga, anak-anak usia penuh yang lahir di minggu ke-37 secara signifikan lebih kecil daripada mereka yang lahir di minggu ke-42.

3. Jenis Kelamin Bayi Yang Baru Lahir

Menurut statistik, anak laki-laki yang baru lahir memiliki berat badan lebih berat. Anak perempuan biasanya lebih kecil.

4. Jumlah Kehamilan

Paling sering, jika seorang wanita sudah memiliki anak, maka setiap anak berikutnya lebih berat dari yang sebelumnya.

5. Kesehatan Ibu

Jika seorang ibu memiliki masalah kesehatan atau jika kehamilannya sudah rumit, anak bisa lahir kecil. Penyakit kronis harus disembuhkan sebelum timbulnya kehamilan. Karena penyakit tertentu, seperti diabetes, bayi yang baru lahir bisa kelebihan berat badan.

6. Gaya Hidup Seorang Wanita Hamil

Jika ibu hamil tidak makan dengan baik, tidak menjauhkan diri dari alkohol atau rokok, hal itu tidak hanya akan mempengaruhi kesehatan bayi tetapi juga menyebabkan defisit berat badan. Jika seorang wanita hamil banyak makan makanan cepat saji, makanan diasap atau asin, maka hal ini bisa menyebabkan kelebihan berat badan pada bayi baru lahir. Janin yang terlalu besar bisa menjadi penyebab kelahiran yang sulit.

Seperti yang bisa dilihat, berat bayi baru lahir bergantung pada banyak faktor. Beberapa faktor ini bisa diperbaiki oleh seorang ibu. Gaya hidup sehat, nutrisi yang tepat, dan perencanaan kehamilan dapat mengurangi risiko berat lahir rendah.