Cari Tahu Umur Berapa Bayi Bisa Tengkurap

Mengawasi tumbuh kembang buah hati memang menjadi momen yang berharga. Mengetahui bahwa sang buah hati berkembang dengan baik dan normal tentunya menjadi kebanggan tersendiri bagi setiap orangtua. Terkadang muncul pertanyaan di umur berapa bayi bisa tengkurap. Ini merupakan hal wajar yang biasanya diajukan oleh ibu. Perlu diketahui sebelumnya awa tumbuh kembang pada setiap anak berbeda-beda tergantung kondisi tubuh anak itu sendiri dan beberapa faktor yang mempengaruhinya. Sehingga sebenarnya tidak ada aturan khusus yang membenarkan tahapan perkembangan bayi. Ada anak yang berkembang relatif lebih dini atau cepat dari anak lain seusianya. Ada pula anak yang cenderung lebih lambat. Jadi, ibu tidak perlu khawatir jika sang buah hati sedikit terlambat dalam perkembangannya termasuk dalam hal tengkurap.

Perkembangan bayi dibagi menjadi beberapa tahapan mulai dari ia dilahirkan. Namun tahapan tersebut juga tidak menjadi acuan atau model dalam perkembangan ideal anak. Ada anak yang melewati tahapan tersebut secara beraturan, sebagian anak berkembang dengan melewati beberapa tahapan, dan ada pula anak yang melalui tahapan secara tidak berurutan dari anak pada umumnya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari hal ini karena ini adalah hal yang wajar terjadi.

Dari sekian banyak momen tahapan perkembangan anak, momen tengkurap adalah salah stau yang paling berkesan. Ini karena biasanya tahapan ini adalah tahapan yang paling terlihat signifikan dimana tahapan sebelumnya bayi hanya bisa berguling kesisi kanan atau kiri. Ketika bayi sudah belajar untuk tengkurap, maka momen ini menjadi momen berharga yang tidak ingin ibu lewatkan. Istilah yang biasa digunakan untuk tahapan tengkurap pada bayi disebut dnegan tummy time. Pada tahaan ini, bayi sudah mulai mengkoordinasikan anggota badannya seperti belajar menegakkan kepala. Pada tahapan ini terdapat manfaat yang diperoleh untuk tmbuh kembang bayi dimana bayi belajar untuk lebih memperkuat otot kepala, leher serta bahu. Latihan motorik ini meskipun belum keseluruhan pada tubu namun sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang terutama sistem motorik bayi.

Umur berapa bayi bisa tengkurap pada umumnya?

Rata-rata, bayi belajar tengkurap ketika memasuki usia 4 bulan. bayi biasanya sudah mulai bisa berlatih menegakkan kepala diusia 3 bulan. bahkan tidak jarang bayi yang sudah mulai bisa berguling. Namun biasanya bayi akan lebih sering berguling ataupun tengkurap dengan sempurna diusia 4-6 bulan. sebenarnya, orangtua juga bisa bisa melatih sang buah hati untuk belajar tengkurap selain membiarkan bayi belajar sendiri. Tentu saja dengan syarat proses latihan dilakukan secara aman dan tidak membahayakan bayi. Dengan membantu bayi belajar tengkurap dengan baik, maka bayi akan bisa menuju proses tahapan perkembangan selanjutnya yaitu berguling sampai duduk, merangkak, berjalan, dst.

Orangtua bisa membiasakan bayi untuk tengkurap ketika bayi sudah mulai bisa menahan beban kepalanya dengan tegak yang biasanya terjadi diusia 3-4 bulan. Jika dilakukan terlalu dini, bayi biasanya akan sulit untuk bernapas karena terhalangnya sistem pernapasan ketika tengkurap. Lakukan kebiasaan tengkurap pada bayi  secara rutin misalnya dua sampai tiga kali sehari dengan periode waktu yang tidak terlalu lama. Pastikan kondisi bayi nyaman saat latihan ini dilakukan.

Untuk membantu latihan, siapkan alas tidur yang lembut dan nyaman. Sebaiknya latihan dilakukan tidak lebih dari 3-5 menit per sesinya. Latih kemampuan bayi lainnya dengan mengajaknya berkomunkasi ketika sesi latihan dilakukan. Jangan membiarkan bayi sendirian tanpa pengawasan ketika ia tengkurap. Itulah informasi seputar umur berapa bayi bisa tengkurap.