Kelahiran umumnya terjadi saat usia kandungan mencapai 40 minggu. Dan bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kandungan menginjak usia 40 minggu yang mengakibatkan bayi lahir terlebih dahulu ke dunia ini. Saat lahir, ukuran bayi prematur itu biasanya ukuran tubuhnya lebih kecil dari bayi yang lahir setelah kandungan berusia 40 minggu. Hal ini dikarena ukuran tubuh dari bayi prematur yang telah lahir juga menyesuaikan dengan usia kandungan sang ibu.

Bayi prematur ini ditandai dengan ukuran tubuhnya yang kecil dengan berat bandan yang rendah, memiliki kulit yang tipis, suara tangisannya lemah, berambut tipis, ukuran kepala yang lebih besar sehingga terlihat tubuhnya tidak proposional, dan tentunya lahir sebelum usia kandungan menginjak 40 bulan. Ternyata terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan lahirnya bayi prematur.

Faktor penyebab yang mengakibatkan lahirnya bayi prematur

  1. Saat Hamil Kekurangan Nutrisi

Nutrisi saat sedang mengandung harus terpenuhi dan ini merupakan hal yang paling penting. Karena apa yang dimakan oleh ibu hamil akan dimakan juga oleh bayi yang ada di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil harus memakan makanan yang sehat untuk membantu tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Jika seorang ibu hamil kekurangan nutrisi saat hamil maka akan berdampak pada pertumbuhan janin dalam kandungan yang mengakibatkan bayi lahir prematur.

  1. Terlalu Kurus atau Gemuk Saat Hamil

Ternyata faktor ukuran tubuh ibu hamil juga sangat berpengaruh dengan perkembangan janin yang ada di dalam kandungan. Jika terlalu kurus atau terlalu gemuk saat hamil dapat membuat bayi dalam kandungan lahir prematur, oleh karena itu para ibu hamil harus mulai memelakukan penambahan atau pengurangan berat badan demi pertumbuhan janin dalam tubuh.

  1. Mengandung Bayi Kembar

Saat ibu hamil mengandung bayi kembar ini biasanya rawan sekali terjadinya lahirnya bayi prematur. Hal ini disebabkan saat di dalam kandungan nutrisi yang masuk ke dalam kandungan akan dibagi dengan janin kembar yang dikandung. Oleh karena itulah yang membuat bayi kembar ini lahir lebih banyak beresiko lahir prematur apalagi bayi kembar lebih dari tiga.

  1. Mengalami Stress yang Berlebih

Jika ibu hamil mengalami stress yang berlebih dan berkepanjangan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang janin yang ada di dalam kandungan. Selain itu saat ibu hamil mengalami stress juga sangat beresiko pada terjadinya kelahiran prematur yang disebabkan oleh adanya produksi berlebih hormon pelepas kortikotropin di plasenta yang dapat membuat bayi lahir dengan prematur. Karena hormon ini berfungsi untuk mengatur durasi kehamilan pada ibu hamil. Jika hormon ini diproduksi secara berlebihan maka semakin cepat juga bayi lahir dan akan sangat beresiko karena dikhawatirkan ketika lahir kondisinya sangat lemah.