Kenali Tanda Akan Melahirkan Agar Prosesnya Lebih Lancar

Menjalani kehamilan tidaklah mudah bagi seorang ibu terlebih karena waktunya tidaklah sebentar. Tidaklah heran jika ibu hamil yang sudah memasuki trimester ketiga sudah mulai mencari tahu apa saja tanda tanda akan melahirkan. Proses persalinan itu sendiri bukanlah perkara yang mudah dan membutuhkan persiapan yang matang. Maka, dengan mengenali apa saja ciri atau tanda persalinan sudah dekat, ibu bisa melakukan persiapan dengan lebih matang. Tidak hanya persiapan fisik saja, namun persiapan mental juga sangat dibutuhkan ibu. Tanda persalinan sudah dekat bisa terdeteksi beberapa hari bahkan minggu sebelum melahirkan.

Apa saja tanda akan melahirkan yang bisa ibu ketahui?

Sebenarnya sama seperti tanda kehamilan, tanda persalinan pada ibu hamil bisa berbeda-beda pada setiap individu. Sebagian ibu bahkan tidak merasakan berbagai tanda atau ciri persalinan sudah dekat. Namun tidak perlu khawatir karena ini merupakan hal yang wajar. Intenstas ciri persalinan sudah dekat memang berbeda. Namun memang ada beberapa tanda umum yang terjadi pada tubuh ibu hamil ketika persalinan sudah semakin dekat. Berikut beberapa diantaranya:

  • Muncul rasa nyeri diberbagai area khususnya punggung, pinggul, dan perut. Rasa nyeri lebih seperti kram seperti yang terjadi ketika wanita akan menghadapi masa menstruasi. Rasa nyeri bisa datang dan pergi. Namun ia akan semakin intens dan sering ketika persalinan sudah semakin dekat.
  • Munculnya kontraksi palsu juga menjadi salah satu ciri bahwa persalinan sudah semakin dekat. Kontraksi palsu juga disebut dengan Braxton hicks. Ia biasanya terjadi selama 30 sampai 120 detik dengan intensitas yang bervariasi. Frekuensi munculnya kontraksi palsu juga lebih acak dibandingkan dengan kontraksi asli. Namun kontraksi palsu menjadi indikasi bahwa persalinan sudah semakin dekat karena setelah kontraksi palsu, maka pada beberapa peridoe berikutnya akan muncul kontraksi asli yang lebih intens dan terjadi diarea tetap yaitu punggung dan perut.
  • Sulitnya tidur juga bisa menjadi tanda akan melahirkan. Ibu biasanya menjadi lebih gelisah saat berusaha untuk tidur dimalam hari. Maka pastikan untuk lebih sering melakukan rileksasi sebelum tidur agar mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Pecahnya air ketuban juga menjadi indikasi yang kuat bahwa proses persalinan semakin dekat. Ibu bisa saja mengalami kontraksi sebelum atau sesudah pecahnya air ketuban. Namun wajib diwaspadai jika setelah pecah air ketuban iu tidak kunjung mengalami kontraksi. Ini meningkatkan resiko janin mengalami infeksi kuman yang berasal dari air ketuban ibu.
  • Tanda persalinan telah dekat juga bisa berupa frekuensi buang air kecil yang lebih sering. Ini karena posisi bayi yang semakin turun ke bagian panggul dan mendorong kandung kemih. Sehingga ibu menjadi lebih sering buang air kecil.
  • Muncul lendir yang bercampur darah dari vagina. Ini disebabkan karena seriks yang membesar untuk membuat jalan lahir. Lendir berfungsi untuk memeprmudah proses keluarnya bayi.
  • Ciri selanjutnya ditandai dengan perubahan pada serviks dimana ia menjadi lebih lentur dan berguna untuk mempermudah jalan lahir bayi. Semakin dekat persalinan, maka perineum juga akan mengalami pembukaan yang bertahap.

Sangat dianjurkan untuk ibu hamil yang sudah memasuki trisemester ketiga untuk mulai mempersiapkan berbagai keperluan persalinan agar tidak repot ketika waktunya tiba. Pastikan untuk selalu ditemani suami maupun anggota keluarga jika tanda akan melahirkan sudah semakin intens. Dengan begitu, ibu bisa segera mendapat pertolongan ketika waktunya tiba.