Ketahuilah Berbagai Faktor Penyebab Bayi Sungsang

Menyambut hadirnya si kecil di tengah keluarga tentu saja menjadi hal yang paling dinantikan, apalagi bagi mereka pasangan yang baru menikah. Ada banyak metode persalinan yang bisa dipilih ibu hamil. Mulai dari persalinan secara normal atau bahkan operasi caesar sekalipun. Proses persalinan ini tentunya tergantung pada kondisi kesehatan dari ibu dan janin bayi. Bagi mereka yang menjalani operasi caesar tentunya ada suatu masalah yang terjadi pada janin yang ia kandung.

Biasanya persalinan secara caesar ini dilakukan ketika posisi kepala bayi yang ada dalam kandunan belum berada di posisi bawah atau bisa dibilang sebagai bayi sunsang.jika sudah dakam kondisi seperti ini, ibu hamil memang sulit melakukan suatu persalinan secara normal. Sebenarnya posisi bayi sungsang ini masih bisa diatasi. Karena posisi tersebut sering terjadi saat memasuki kehamilan saat trimester ketiga. Jika sudah menginjak usia 37 minggu dan posisi bayi masih sungsang, maka dokter akan melakukan suatu tindakan dengan pemutaran dari luar.

Tentunya ada berbagai hal yang menyebabkan posisi kepala bayi anda belum berada di bawah. Inilah berbagai faktor yang perlu anda ketahui mengapa posisi bayi bisa sungsang.

faktor penyebab bayi sungsang

  1. Letak dari plasenta

Jika plasenta masih menutupi rongga panggul, bisa saja menjadikan kepala bayi masuk ke arah jalan lahir. Akibatnya, posisi kepala bayi pun belum tepat berada di bawah.

  1. Terlilit oleh tali pusat

Namanya janin bayi yang masih berada dalam kandunan tentu saja ia bakalan aktif dalam bergerak. Jadi wajar saja jika si kecil terlilit oleh tali pusat. Jika hal ini terjadi maka ia semakin sulit untuk berputar saat berada dalam rahim ibunya. Inilah yang menjadi penyebab bayi menjadi sungsang.

  1. Jumlah dari air ketuban

Biasanya posisi bayi sungsang juga dipengaruhi oleh jumlah air ketubannya. Apabila jumlahnya terlalu banyak ataupun terlalu sedikit, tentu saja keduanya bisa meningkatkan suatu resiko posisi bayi yang sungsang. Jika jumlah air ketubannya terlalu banyak, yan ada bisa membuat si bayi semakin serin berubah posisi. Namun jika air ketubannya sedikit si bayi merasa kesulitan saat bergerak dalam kandungan.

  1. Panggul begitu sempit

Siapa sangka ternyata bentuk fisik dari sang ibu juga bisa berpengaruh pada posisi bayi yang sungsang. Apabila bentuk panggul sang ibu sempit, maka kepala bayi akan sulit berada dalam jalan lahir. Saat ia bergerak, posisinya pun akan kembali berputar dengan bokong yang masih berada di bawah sehingga terjadilah posisi bayi sungsang.

Itulah tadi berbagai faktor penyebab mengapa posisi bayi bisa sungsang. Ada baiknya anda melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter agar anda bisa mengetahui kondisi kesehatan anda si janin bayi yang ada dalam kandungan.