Kehamilan

Memantau Perkembangan Janin 5 bulan

Pada kehamilan ibu yang sudah mencapai 20 minggu atau 5 bulan, perut tentunya semakin terlihat perbedaannya. Perkembangan janin 5 bulan akan terus berjalan dengan lancar jika tidak ada gangguan kesehatan tertentu. Meskipun sudah memasuki fase aman dan nyaman dalam masa kehamilan, ibu masih harus terus memantau perkembangan janin dan ibu sendiri. Di trimester kedua ini, ada berbagai eprubahan dan perkembangan yang terjadi baik pada ibu maupun janin. Hal penting yang harus diingat ialah asupan makanan agar selalu memilih yang sehat dan bernutrisi seimbang. Jika kebutuhan nutrisi terpenuhi maka akan membantu perkembangan dalam hal struktur tubuh, pembentukan jaringan, sampai perkembangan sensorik janin.

Apa saja perkembang yang terjadi pada janin diusia 5 bulan:

  • Bobot tubuh janin semakin signifikan dimana sudah hampir mencapai 300 gr. Panjang panjang tubuh janin juga semakin berkembang dimana sudah mencapai 26 cm. Pertambahan pada bobot dan panjang janin dipengaruhi pula oleh semakin berkembangnya organ-organ internal pada tubuh janin.
  • Diusia kehamilan ibu yang mencapai 5 bulan ini, tubuh janin sudah dilindungi oleh vernix caseosa, sejenis lapisan lemak yang berfungsi melindungi kulit janin selama berada dalam cairan ketuban. Selain itu, lapisan ini membantu memperlancar keluarnya janin saat dilahirkan nanti.
  • Janin lebih intens dalam menelan air ketuban dan merangsang perkembangan sistem pencernaannya. Cairan ketuban mengandung nutrisi penting untuk bayi yang berasal dari ibu yang kemudian akan diserap oleh tubuh janin dan diproduksi pada ginjalnya yang semakin berkembang pula diusia kehamilan ini
  • Janin diusia 5 bulan dalam kandungan ibu sudah bisa mendengar. Maka disarankan untuk ibu memberikan stimulasi untuk perkembangan sensoriknya dengan memperdengarkan musik-musik tenang, atau dengan dibacakan ayat-ayat suci al-quran. Ibu bisa memeprdengarkan musik dengan cara menempelkan headset pada perut.

Perkembangan janin 5 bulan memang semakin signifikan. Namun selain perkembangan janin, terjadi juga perubahan signifikan pada tubuh ibu secara positif. Ini karena tubuh sudah beradaptasi dengan kehamilan sepenuhnya. Gejala awal kehamilan biasanya jarang atau tidak ada sama sekali. Namun tentunya ibu masih harus tetap memperhatikan kesehatan ibu dan kandungan agar senantiasa sehat. Berikut beberapa tipsnya:

  • Jangan lewatkan jadwal pemeriksaan rutin pada dokter kandungan atau bidan untuk memantau perkembangan janin dan kesehatan ibu sendiri. Pemeriksaan USG jga penting dilakukan untuk memantau pertumbuhan janin dan untuk mendeteksi jika ada gangguan atau kelainan pada kandungan ibu.
  • Pastikan untuk sennatiasa memenuhi kebutuhan istirahat harian. Sangat disarankan untuk tidur 7-8 jam/hari. Jika kesulitan tidur dimalam hari, sempatkan 30-60 menit disiang hari untuk tidur.
  • Pakailah pakaian yang nyaman misalnya dari bahan yang lembut. Pilih pakaian yang longgar dan tidak terlalu ketat agar tidak menganggu sirkulasi darah. Terlebih, diusia kehamilan ini perut ibu juga semakin membesar sehingga tidak akan nyaman untuk memakai pakaian ketat.
  • Lakukan aktifitas fisik rutin namun ringan agar tubuh bisa tetap fit. Misalnya dengan jalan-jalan pagi atau sore selama 15-20 menit. Ini juga bisa membantu mengurangi bengkak dikaki yang sering dialami ibu hamil terutama mendekati usia kandungan trimester ketiga.
  • Konsumsi makanan sehat seimbang dan perbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran karena diusia kehamilan 5 bulan ibu lebih rentan terkenan sembelit. Selain itu, konsumsi makanan bernutrisi tinggi lainnya juga berkontribusi besar terhadap lancarnya perkembangan janin 5 bulan pada kandungan ibu.