Pantangan Untuk Ibu Hamil Yang Penting Untuk Diketahui

Disaat menjalani masa kehamilan, anda dituntut untuk lebih memperhatikan kebiasaan ataupun asupan makanan agar tidak menganggu kesehatan anda dan janin. Tidak heran jika ada berbagai pantangan untuk ibu hamil yang bertujuan untuk menghindari dampak buruk baik bagi sang ibu maupun bagi janin itu sendiri. Ibu hamil memang menjadi lebih rentan kesehatannya karena berbagai perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh. Selain itu, adanya janin membuat ibu hamil harus berfikir dua kali saat akan memutuskan sesuatu karena bisa mempengaruhi perkembangan janin. Untuk itu, ibu hamil tidak bisa melakukan hal sebebas sebelumnya. Namun tentu saja ini menjadi sangat layak terlebih ketika anda melahirkan bayi yang sehat dan sempurna.

Ketahui pantangan apa saja untuk ibu hamil

Perlu diketahui bahwa pantangan untuk ibu hamil bukan semata-mata untuk membatasi kebebasan melainkan untuk kepentingan sang ibu dan janin. Berikut beberapa pantangan yang wajib diketahui ibu hamil:

  • Merokok adalah hal yang paling dilarang. Untuk yang tidak hamil saja, merokok dapat memberikan resiko kesehatan yang tidak ringan. Maka bisa dibayangkan apa jadinya jika ibu hamil merokok. Tentunya janin akan terganggu perkembangannya. Resiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau terjadinya infeksi yang menyebabkan keguguran menjadi sangat tinggi jika ibu hamil merokok. Bahkan menghirup asap rokok juga sangat tidak disarankan. Maka sebaiknya suami juga menjauhkan asap rokok dari ibu hamil terlebih asap rokok bisa menempel lama pada pakaian.
  • Minuman beralkohol juga menjadi pantangan bagi ibu hamil. Alkohol meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan rendah, kemampuan belajar yang dibawah rata-rata, tumbuh kembang terhambat, bahkan gangguan perilaku saat masa pertumbuhan. Maka sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk tidak meminum alkohol dan menghentikan kebiasaan minum alkohol.
  • Sangat tidak disarankan untuk ibu hamil mengonsumsi makanan mentah seperti daging, ikan, ataupun telur karena makanan tersebut mengandung bakteri yang bisa menganggu kesehatan janin. Infeksi bakteri pada rahim saat masa kehamilan bisa meningkatkan resiko keguguran bahkan bayi lahir dalam kondisi cacat.
  • Pantangan selanjutnya bagi ibu hamil ialah berat badan yang meningkat secara berlebihan. Berat badan meningkat saat hamil adalah hal yang wajar. Namun jika bobot meningkat lebih dari 15 atau 20 kg, ini akan membahayakan kehamilan. Resiko adanya komplikasi kesehatan seperti hipertensi atau diabetes menjadi meningkat dan ini membahayakan janin. Bahkan ini bisa mempersulit saat proses melahirkan nantinya.
  • Berendam diair panas atau bersauna terlalu lama juga menjadi pantangan untuk ibu hamil. Maka, jika anda ingin berenda di air panas atau sauna sebaiknya tidak dilakukan lebih dari 10 sampai 15 menit.
  • Susu memang baik untuk dikonsumsi ibu hamil namun jika susu tidak dipasteurisasi terlebih dahulu maka itu menjadi pantangan. Susu yang tidak dipasteurisasi masih mengandung bakteri yang bisa meningkatkan resiko keguguran dan infeksi serius pada janin.
  • Membersihkan kotoran kucing juga sangat tidak disarankan bagi ibu hamil. Ini karena terdapat parasit bernama toxoplasma gondii pada kotoran kucing yang bisa menginfeksi kandungan pada ibu hamil. Infeksi tersebut bisa beresiko pada keguguran, bayi dilahirkan dalam kondisi sudah meninggal, gangguan mental pada bayi, cacat, dll. Jika terdapat kucing sebagai binatang peliharaan dirumah, sebaiknya hindari kontak langsung untuk mencegah infeksi parasit yang membahayakn janin pada ibu hamil.