Yang Penting Untuk Diketahui Seputar Keputihan Pada Wanita

Keputihan pada wanita adalah hal yang wajar. Ini merupakan hal alami yang dialami semua wanita terutama pada periode tertentu misalnya menjelang menstruasi atau sesudahnya, dll. Keputihan sendiri merupakan cairan atau lendir yang keluar dari vagina wanita. Lendir tersebut berasal dari rahim wanita. Intensitas keputihan pada setiap wanita tentunya berbeda. Ada yang sering mengalami keputihan dan ada pula yang tidak. Ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan secara general. Namun memang keputihan juga bisa menjadi sinyal atau tanda jika ada gangguan kesehatan tertentu. Melalui identifikasi warna atau intensitas keputihan bisa diketahui gangguan kesehatan yang dialami pada wanita.

Keputihan memang hal yang alami namun jika intensitasnya semakin meningkat dan keputihan semakin sering dialami, maka memang hal ini patut diwaspadai. Tidak semua keputihan mengindikasikan hal yang normal. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan intensitas keputihan meningkat diantaranya:

  • Menjelang menstruasi biasanya wanita mengalami keputihan yang lebih intens dimana produksi lendir lebih banyak dari biasanya. Ini terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh sebagai persiapan untuk proses pembuahan dalam rahim. Biasanya intensitas keputihan meningkat seminggu menjelang menstruasi. Namun satu atau dua hari sebelum menstruasi, keputihan biasanya berhenti.
  • Keputihan juga biasanya meningkat ketika wanita mengalami stres yang berlebihan. Stres memang bisa mempengaruhi kesehatan secara general termasuk dalam hal reproduksi wanita. Ketika stres, tubuh berusaha menyesuaikan diri. Pada wanita, stres yang intens juga bisa menyebabkan produksi lendir atau keputihan meningkat.
  • Keputihan yang intens yang disertai dengan gejala lainnya seperti nyeri pada vagina, munculnya bau yang tidak sedap atau warna lendir yang tidak bening seperti biasanya harus diwaspadai. Keputihan yang tidak wajar bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius terutama pada organ reproduksi seperti rahim, serviks, dll.

Apa yang harus dilakukan agar keputihan pada wanita tetap ada pada level normal dan mengindikasikan kondisi kesehatan yang fit?

  • Konsumsi makanna bernutrisi secara seimbang dapat membantu agar keputihan tetap berada pada level wajar dan sehat. Meskipun makanan bukan menjadi penyebab utama keputihan yang berlebihan, namun ia bisa bisa menjadi faktor pemicu yang kuat. Maka pastikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi baik dalam porsi yang seimbang. Dengan begitu, proses metabolisme tubuh bisa tetap terjada dan semua organ dalam tubuh befungsi dengan sewajarnya.
  • Menghindari hal-hal yang dapat memicu stres bisa menjadi cara untuk membantu agar keputihan tidak berlebihan. Jika stres sulit dihindari, maka lakukan hal-hal yang dapat membantu mengurangi tingkat stres seperti dengan melakukan berbagai hobi, relaksasi, atau istirahat yang cukup.
  • Berolahraga secara rutin juga bisa membantu agar keputihan bisa tetap terkontrol intensitas dan frekuensinya. Olahraga memang membantu tubuh agar tetap sehat secara general. Dan ini juga berpengaruh terhadap organ reproduksi wanita. Tida perlu olahraga ekstrim agar menjaga tubuh tetap fit. Yang penting ialah olahraga dilakukan secara rutin.

Jika terjadi berbagai keluhan pada keputihan seperti warna lendir tidak bening namun kuning, kecoklatan, kehijauan, berbau tidak sedap, ataupun sakit saat keluar keputihan maka harus mulai diwaspadai. Lendir keputihan pada wanita yang disertai dengan bercak darah diluar masa haid juga harus diwaspadai. Segera konsultasi dengan dokter jika terjadi berbagai keluhan seperti yang disebutkan diatas untuk memastikan kondisi kesehatan dan bisa segera diambil tindakan jika ada gangguan kesehatan serius.